Kategori

Senin, 06 Oktober 2014

Pertemuan 4. Keamanan Sistem Komputer

Keamanan Sistem Komputer merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mengamankan kinerja, fungsi atau proses komputer. KSK juga berguna untuk menjaga komputer dari para hacker (penjahat dunia maya). Tetapi layaknya seperti gembok kunci dalam rumah yang menjaga rumah dari para maling untuk masuk. Tetapi sebaik apapun sistem keamanan rumah anda pasti ada cara untuk masuk kedalam rumah anda. Dan mengapa dibutuhkannya sistem keamanan komputer karena meningkatnya perkembangan teknologi dalam jaringan. Fungsi sistem keamanan komputer adalah untuk menjaga sumber daya sistem agar tidak digunakan,dimodifikasi, dan diganggu oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab.

Alasan di butuhkan keamanan sistem komputer :
Keamanan Komputer dibutuhkan dikarenakan ada beberapa faktor, diantaranya :
  • Information-based society, menyebabkan nilai informasi menjadi sangat penting dan menuntut kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi.
  • Infrastruktur Jaringan komputer, seperti LAN dan Internet, memungkinkan untuk menyediakan informasi secara cepat, sekaligus membuka potensi adanya lubang keamanan (security hole)
 

 Kejahatan Komputer semakin meningkat karena :
  1. Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat : online banking, ecommerce, Electronic data Interchange (EDI).
  2. Desentralisasi server/server yang dibuat tersebar.
  3. Transisi/perubahan dari single vendor ke multi vendor.
  4. Meningkatnya kemampuan pemakai (user).
  5. Kesulitan penegak hukum dan belum optimalnya perundang-undangan mengenai cyber crime.
  6. Sistem yang terhubung dengan jaringan Internet.
Penyebab keamanan sistem komputer sangat diperlukan agar :
  1. Meningkatnya pengguna komputer dan internet
  2. Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuah sistem dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin ada disalahgunakan untuk melakukan scanning sistem orang lain.
  3. Banyaknya software-software untuk melakukan probe dan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.
  4. Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
  5. Desentralisasi server sehingga lebih banyak sistem yang harus ditangani, sementara SDM terbatas.
  6. Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer.
  7. Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet.
  8. Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet.
  9. Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).
Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer :
  1. Membatasi akses fisik terhadap komputer
  2. Menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer
  3. Membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan
Kebijakan dalam keamanan sistem komputer dimana pengamanan yang disarankan :
  1. Terapkan rencana pengamanan untuk mencegah pembobolan.
  2. Buat rencana/planning penanganan jika pembobolan terjadi.
  3. Buatlah backup.
  4. Hanya ijinkan akses untuk pegawai tertentu.
  5. Ubah password secara teratur.
  6. Jagalah informasi yang tersimpan dengan aman.
  7. Gunakan software antivirus.
  8. Gunakan biometrik untuk mengakses sumberdaya komputasi.
  9. Rekrut tenaga kerja / pegawai yang bisa dipercaya.
  10. Enkripsi – proses penyandian pesan sebelum memasuki jaringan atau gelombang udara, kemudian membuka kembali pada ujung penerimaan (Dekripsi).
Penyebab Meningkatnya Kejahatan Komputer :
  1. Apliasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat : online banking, e-commerce, Electronic data Interchange (EDI).
  2. Desentralisasi Server.
  3. Transisi dari single vendor ke multi vendor.
  4. Meningkatnya kemampuan pemakai (user)
  5. Semakin kompeksnya sistem yang digunakan, semakin besarnya source code program yang digunakan.
  6. Berhubungan dengan jaringan / internet.
Klasifikasi Kejahatan Komputer :
Menurut David Icove [Jhon D. Howard, “An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989-1995” PhD thesis, Engineering and Public policy, carnegia Mellon University, 1997] berdasarkan lubang keamanan, kemanan dapat di klasifikasikan menjadi empat yaitu:
  1. Keamanan yang bersifat fisik (Physical security), termasuk akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan. Contoh:
    • Wiretapping atau hal-hal yang ber-hubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan juga dapat dimasukan kedalam kelas ini.
    • Daniel of service, dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diutamanakn adalah banyanya jumlah pesan)
    • Syn Flood Attack, dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi ter-lalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang)
  2. Keamanan yang berhubungan dengan orang (pesonal) dengan cara Indentifikasi user (username dan password) dan Profil resiko dari orang yang mempunya akses (Pemakai dan pengelola)
  3. Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi
  4. Keamanan dalam operasi dimana adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga termasuk prosedur setetlah serangan (post attack recovery)
Tipe Penyusup terdiri dari :
  1. The Curios (Si ingin Tahu) yaitu Tertarik menemuan jenis dan data yang anda miliki.
  2. The Malicious (Si Perusak) yaitu Berusaha merusak sistem, atau merubah web page, atau sebaliknya membuat waktu dan uang anda kembali pulih.
  3. The High-Profile (Si Profil Tinggi) yaitu Berusaha menggunakan sistem, untuk memperoleh popularitas dan ketenaran. Dan juga mungkin menggunakan sistem profil tinggi anda untukmengiklankan kemampuannya
  4. The Competition (Si Pesaing) yaitu Penyusup ini tertarik pada data yang anda miliki dalam sistem anda, ia mungkin seseorang yang beranggapan bahwa anda memiliki sesuatu
    yang dapat menguntungkan secara keuangan atau sebaliknya
Istilah untuk penyusup terdiri dari :
  1. Mundane: tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya
  2. Lamer (Script Kiddies): Mencoba script-script yang pernah dibuat oleh aktivis hacking, tapi tidak pernah paham bagaimana cara membuatnya.
  3. Wannabe: Paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah; HACK IS MY RELIGION.
  4. Larva (newbie): Hacker pemula, teknik hacking mulaidikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
  5. Hacker: Aktivitas hacking sebagai profesi.
  6. Wizar: Hacker yang membuat komunitas pembnelajaran diantara mereka.
  7. Guru: master of the master hacker, lebih mengarah ke penciptaan tools-tools yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang aktivitas hacing, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum. 
Memahami Hacker Bekerja :
Secara umum hacker bekerja melalui beberapa tahapan :
  1. Tahap Mencari tahu system komputer sasaran.
  2. Tahap Penyusapan.
  3. Tahap Penjelajahan.
  4. Tahap Keluar dan menghilangkan Jejak.